Articles by "belajar"

Showing posts with label belajar. Show all posts


Teknologi Big Data Dapat Bantu Pahami Karakter Belajar Siswa

Penggunaan teknologi dinilai jadi hal penting dalam memahami perkembangan karakter siswa. Hal ini diungkapkan oleh pemerhati pendidikan Indonesia sekaligus Country Manager Extramarks Indonesia Fernando Uffie. Extramarks merupakan platform belajar secara digital yang kini sudah bisa dimanfaatkan pengguna di Indonesia.

Teknologi bisa memudahkan proses profiling dan pemahaman karakter belajar siswa. Dengan memahami karakter belajar siswa, materi pelajaran pun bisa lebih mudah diserap dan dipahami.Uffie mengatakan, penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan (edutech) memungkinkan bagi guru, sekolah, dan orangtua untuk mengenali karakter siswa secara lebih mendalam.

Tidak hanya membantu mengenali karakter siswa, teknologi juga dapat membantu peran pengajar dan guru untuk memberikan materi pembelajaran yang lebih mudah diserap dan dipahami siswa.
"Teknologi memungkinkan orangtua untuk memantau progress belajar anaknya secara realtime. Teknologi juga memberikan kemudahan kepada guru dan tenaga pengajar lainnya untuk menyajikan materi dengan beberapa metode penyampaian," kata Uffie.

Metode penyampaian pelajaran yang dimaksud antara lain adalah dalam bentuk audio, video, atau animasi. Terlebih, kini ada teknologi big data analytics yang bisa digunakan sampai pada tahap memprediksi tingkat keberhasilan siswa.

1.     Solusi Belajar Digital
Uffie mengatakan, PR utama dunia pendidikan Indonesia adalah bagaimana memperkuat peran stake holder pendidikan dalam menyajikan kurikulum yang berlaku. Dengan begitu, siswa bisa lebih mudah menyerap materi dalam kurikulum tersebut. Extramarks sendiri hadir di Indonesia untuk memberikan solusi belajar digital sesuai kurikulum, menggunakan pendekatan Learn dan Practice and Test dengan metode penyampaian yang disesuaikan berdasarkan ragam karakter siswa, apakah itu audio, visual, ataupun kinestetik. Extramarks juga menghadirkan fasilitas monitoring progress belajar siswa dengan mengaplikasikan teknologi big data.


2.     Aktivitas Belajar Siswa Tercatat
Dengan Extramarks, setiap aktivitas siswa saat belajar akan tercatat. "Sehingga akan lebih mudah bagi guru dan orangtua untuk melakukan monitoring, baik untuk melihat perkembangan siswa dalam memahami mata pelajaran, sampai dengan merekam capaian siswa dalam memahami materi," kata Uffie. Kemampuan tersebut membuat Extramarks berani memberikan garansi nilai naik atau uang kembali. Sebagai informasi, Extramarks menghadirkan program Money Back Guarantee (MBG) yang juga dikenal dengan ‘Garansi Nilai Naik Atau Uang Kembali’ pada platformnya. Program ini memberikan jaminan berupa kenaikan nilai bagi siswa yang berlangganan paket Kelas Pintar selama periode tertentu. Jika nilai siswa tidak naik, Extramarks akan mengembalikan biaya berlangganan sepenuhnya. Program MBG ini dapat diikuti siswa selama satu semester atau selama satu tahun penuh.



Sulitnya Akses Pendidikan Layak Dipedalam

Sudah bukan hal yang bersifat asing bahwa anak-anak yang kebetulan tinggal di kawasan pedalaman sangat sulit untuk memperoleh pendidikan yang layak sebagaimana yang didapatkan oleh anak-anak pada umumnya, terlebih anak-anak yang belajar di kawasan perkotaan. Dari beberapa permasalahan anak-anak di kawasan pedalaman yang ada saat ini, kesulitan

Dari beberapa permasalahan anak-anak di kawasan pedalaman yang ada saat ini, kesulitan memperoleh pendidikan yang layak menjadi sorotan pokok di era milenial. Idealnya mereka akan mengenyam pendidikan selama 12 tahun. Namun untuk faktanya sendiri mereka sangat sulit bahkan hanya sekedar menjangkau lokasi untuk sekolah, bahkan mereka harus rela mengarungi sungai untuk mendapatkan pendidikan. Ada juga kawasan yang mengharuskan anak didiknya berjalan kaki hingga mencapai puluhan kilo meter. Tidak hanya itu, di antara mereka juga banyak yanfg tidak memakai alas sepatu karna tidak terpenuhi.

Banyak orang yang di pedalaman mengalami banyak masalah dari jauh jaraknya antar sekolah,kurang memadainya akses menuju sekolah dan masih banyak lagi.
Padahal pemerintah mampu memberikan akses jalan untuk menuju ke sekolah,namun sayangnya pemerintah seakan tutup mata dan tutup telinga dalam masalah pendidikan. Pemerintah lebih memilih bangun jalan tol.
Menurut saya, dana dari APBN membangun jalan tol bisa dialihkan  untuk membangun pendidikan agar pendidikan di Indonesia lebih baik.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.