Sulitnya Akses Pendidikan Layak Dipedalam

Sudah bukan hal yang bersifat asing bahwa anak-anak yang kebetulan tinggal di kawasan pedalaman sangat sulit untuk memperoleh pendidikan yang layak sebagaimana yang didapatkan oleh anak-anak pada umumnya, terlebih anak-anak yang belajar di kawasan perkotaan. Dari beberapa permasalahan anak-anak di kawasan pedalaman yang ada saat ini, kesulitan

Dari beberapa permasalahan anak-anak di kawasan pedalaman yang ada saat ini, kesulitan memperoleh pendidikan yang layak menjadi sorotan pokok di era milenial. Idealnya mereka akan mengenyam pendidikan selama 12 tahun. Namun untuk faktanya sendiri mereka sangat sulit bahkan hanya sekedar menjangkau lokasi untuk sekolah, bahkan mereka harus rela mengarungi sungai untuk mendapatkan pendidikan. Ada juga kawasan yang mengharuskan anak didiknya berjalan kaki hingga mencapai puluhan kilo meter. Tidak hanya itu, di antara mereka juga banyak yanfg tidak memakai alas sepatu karna tidak terpenuhi.

Banyak orang yang di pedalaman mengalami banyak masalah dari jauh jaraknya antar sekolah,kurang memadainya akses menuju sekolah dan masih banyak lagi.
Padahal pemerintah mampu memberikan akses jalan untuk menuju ke sekolah,namun sayangnya pemerintah seakan tutup mata dan tutup telinga dalam masalah pendidikan. Pemerintah lebih memilih bangun jalan tol.
Menurut saya, dana dari APBN membangun jalan tol bisa dialihkan  untuk membangun pendidikan agar pendidikan di Indonesia lebih baik.